9 Hal Yang Perlu Diperhatikan Calon Pengantin

By | November 9, 2019

Pamer Dada & Perut di Pernikahan, Pengantin Dikritik Seperti Penari Striptis

Jakarta – Hari senang sudah di depan mata. Bersanding bersama si ia di pelaminan bagai keinginan yang bakal jadi nyata. Tapi, sebagai calon mempelai Anda niscaya paham bahwa ijab kabul yang sesuai harapan tak tiba begitu saja.

Selain adanya santunan dari pihak luar untuk melaksanakan banyak sekali persiapan, Anda dan si ia pun juga punya andil untuk membantu suksesnya hari-H. Salah satu dari sekian banyak syarat ialah dengan mencoba bersikap bijaksana dalam banyak sekali hal. Apa saja:

Go flat!

Pengalaman banyak mempelai perempuan menceritakan betapa mereka menyesal tak menyediakan sepatu berhak rata supaya bisa mengistirahatkan high heels, dan tentu saja kaki mereka. Ingat ya, Anda, mempelai perempuan akan usang bangkit di pelaminan untuk menyambut jabat tangan para tamu yang mengantri panjang. Pastikan Anda sudah menyimpan si hak datar di bawah dingklik pelaminan sebagai santunan di ketika Anda mulai tersiksa kejamnya high heels. Asal Anda tahu saja, bahkan ketika menggunakan sepatu berhak rata pun, kaki tetap bisa menderita. 

Have faith

Jangan lupa memperhatikan pemain musik yang Anda sewa untuk memeriahkan pesta. Bantu mereka dengan memberi batasan jumlah undangan lagu, memberi tahu daftar lagu atau jenis musik yang Anda ingin atau tidak ingin mereka mainkan/nyanyikan. Terlalu banyak lagu akan mengganggu mereka dan juga mengganggu jalannya acara. Anda sudah menyewa para pemain musik atau DJ untuk tetapkan kapan mereka akan memainkan musik atau lagu apa.

Sama menyerupai Anda tak akan mengatur petugas katering ihwal langkah-langkah dalam menyajikan makanan, atau mengatur fotografer ijab kabul Anda ihwal lensa dan kamera jenis apa yang harus mereka gunakan, dan sudut pengambilan foto yang harus mereka ambil. Yang pasti, jangan terlalu banyak mengatur. Beri dogma kepada mereka dan nikmatilah pesta Anda.

Remember, priority

Apa hal yang paling penting buat Anda dalam menggelar sebuah pesta pernikahan? Fotografernya? Musik dan program dansa-dansinya? Makanan dan minumannya? Dekorasi, atau gedung yang bisa mengundang banyak tamu? Gunakan uang Anda untuk hal yang Anda nilai penting alias paling menjadi prioritas. Karena kalau tidak, usai pesta Anda hanya bisa gigit jari dan menyesal. Ketika Anda dan si ia bukanlah pihak yang membiayai pesta, Anda mungkin kehilangan hak dalam pengambilan keputusan finansial. Jika benar ini yang terjadi, Anda tentu perlu melaksanakan kompromi terhadap beberapa prioritas. Atau kalau prioritas Anda ialah menggunakan fotografer terbaik, tawarkan kepada pihak ‘penyandang dana’ untuk membiarkan Anda sendiri yang membayar biaya si fotografer.

Final dress fitting

Pengepasan final sebaiknya tidak kurang dari 1 ahad sebelum hari-H supaya kalau ada perbaikan, masih ada waktu untuk melakukannya. Semua tuksedo yang akan Anda sewa harus dicoba terlebih dulu, termasuk tuksedo untuk ayah tercinta. Meskipun sebelumnya sudah diukur, yang biasanya terjadi ialah para laki-laki selalu tiba ke pesta perkawinan dengan pipa celana yang terlalu pendek kolam orang kebanjiran atau pecahan celana yang beberapa nomor lebih besar.

Be patience

Hari ijab kabul ialah hari terbesar, tersibuk, dan terpenting dalam hidup Anda. Keesokan harinya, dijamin Anda bakal kelelahan sesudah bangkit berjam-jam, menyalami para tamu, dan memasang senyum semanis mungkin. Belum lagi kalau beberapa hari sebelumnya Anda juga ikut repot mengurusi persiapan pesta.

Terburu-buru dan memaksakan diri untuk segera berangkatT berbulan madu keesokan harinya terperinci bukan keputusan yang bijaksana. Tunggulah 1-2 hari hingga badan kembali bugar dan bertenaga. Setelahnya Anda dan si ia akan siap menikmati hari-hari (dan malam-malam tentunya) berdua saja, di daerah keinginan dengan bermacam-macam acara menyenangkan. 

Bachelor/bachelorette night

Anda mungkin akan mangkel membaca saran yang satu ini. Tapi serius deh, jangan nekat mengadakan malam atau pesta lajang sempurna di malam sebelum hari ijab kabul Anda digelar esok hari. Kenapa? Ini alasannya: keesokan harinya Anda dan para pengiring pengantin akan merasa lelah dan kelihatan lesu. Apalagi kalau dibumbui dengan program minum minuman beralkohol. Anda niscaya tak mau berjalan menuju altar atau pelaminan dengan bundar hitam menghias mata dan berjalan serong ke kiri atau ke kanan alasannya keseimbangan Anda berada di bawah imbas alkohol.

Bila Anda tetap menginginkan ada program Istimewa sebagai ganti malam lajang, minta beberapa sobat bersahabat dan kerabat yang tinggal di luar kota tiba beberapa hari lebih awal untuk membantu Anda mempersiapkan dan merayakan sebuah perayaan lain yang lebih aman.

No guidance

Tanpa adanya satu orang pengarah pesta yang bertanggung jawab, maka akan ada terlalu banyak orang yang memegang kendali. Dengan adanya 1 orang yang mengurusi segalanya alias wedding coordinator, maka hanya 1 orang itu juga yang akan mengkoordinir pesta Anda seperti, mengawasi jalannya prosesi, musik, memastikan daerah duduk untuk para undangan, dan bertanggung jawab menuntaskan masalah-masalah yang bisa muncul tak terduga. Dengan adanya wedding coordinator kekhawatiran Anda pun bisa berkurang.

Get help, please…

Jika Anda mencicipi kesulitan dalam merencanakan dan memilih prioritas, carilah bantuan. Jangan buat orang-orang yang berniat baik membantu Anda di awal persiapan pada karenanya harus menanggung dan membereskan pekerjaan yang tak bisa Anda selesaikan di saat-saat terakhir.

Satu lagi, jangan menggelar acara-acara pertemuan sosial satu hari sebelum hari ijab kabul akan dilangsungkan. Seharusnya hari tersebut ialah hari yang Anda gunakan untuk memanjakan badan dan mempercantik diri, menghadiri program gladi kotor dan makan malam bersama keluarga dan sahabat-sahabat dekat. Yang paling penting, usahakan untuk cukup istirahat.

High demands

Perlu diingat, meskipun para pengiring pengantin perempuan dan laki-laki memperlihatkan santunan ekstra kepada Anda, si ratu atau raja sehari, hal ini jangan hingga menciptakan Anda merasa boleh mengambil laba dari mereka. Kewajiban yang menjadi tanggung jawab mereka hanyalah dalam bentuk dukungan moril, keluar biaya perjalanan untuk menghadiri pesta ijab kabul Anda, partisipasi dalam menghadiri gladi kotor dan gladi bersih, serta menjalankan kiprahnya masing-masing di hari-H nanti. Tawaran santunan lain yang mereka ejekan jangan dianggap sebagai kewajiban yang harus mereka lakukan, melainkan sebagai sebuah kebaikan hati.

Ingatlah bahwa mereka sudah rela bersusah payah untuk menghadiri ijab kabul Anda. Bisa jadi para pengiring ini tak nyaman dengan gaun atau jas yang sudah Anda pilihkan, tersiksa harus bangkit di atas sepatu dengan hak 10cm, mengeluarkan uang pribadi untuk membeli pemanis dan menyewa penata rias semoga bisa tampil anggun ketika mengiringi Anda. Setelah jerih-payah yang telah mereka lakukan untuk Anda, rasanya tak akan berlebihan kalau Anda ingat untuk mengucapkan terima kasih. Sebuah bingkisan mungil yang sifatnya sangat personal untuk mereka niscaya akan sangat dihargai.